Semasa

Masjid Terbakor Saat Waktu Solat Subuh, Sebanyak 20 Jamaah M3ninggal Dunia

Sebuah masjid di kota Narayanganj, Bangladesh, m3ledak di waktu sholat berjamaah pada Jumat 4 September,

malam hari. P3ristiwa didvga terjadi 4kibat l3dakan AC masjid.

Sedikitnya 20 orang m3ninggal dunia, termasuk muazin,

imam masjid, serta kanak2 berusia tujuh tahun. Sedangkan para korban luka-luka

dirawat di Sheikh Hasina National Institute

of Burn and Plastic Surgery di Ibu Kota Dhaka.

Menurut kantor berita Anadolu, petugas Dinas Pemadam K3bakaran

dan P3rtahanan Sipil Bangladesh, Ershad Hossain, mengonfirmasi jumlah korb4n tewas.

Para korb4n c3dera mengalami luka b4kar p4rah 4kibat l3dakan.

Menurut wakil asisten direktur Dinas P3madam K3bakaran dan P3rtahanan Sipil Bangladesh,

Anayet Hossain, para korb4n yang kondisinya kritis m3ngalami luk4 b4kar di bagian t3nggorokan.

Presiden Abdul Hamis, Perdana Menteri Sheikh Hasina serta Menteri Agama menyampaikan kesedihan mendalam atas peristiwa tersebut. Mereka juga memerintahkan bantuan bagi para korban dan meminta penyelidikan insiden tersebut.

Nasrul Hamid Menteri ESDM langsung menginstruksikan seluruh perusahaan pemasok listrik agar memeriksa koneksi aliran listrik dan kondisi AC di masjid, kelenteng, dan lembaga agama lainnya di area jangkauan mereka.

Investigasi telah dimulai, ia menambahkan, dan mengatakan penyebab utama ledakan belum dapat dipastikan namun ledakan tersebut berasal dari AC.

Surat kabar Dhaka Tribune melansir bahwa ada pipa melintasi di bawah masjid, dan bahwa terjadi kebocoran gas, yang kemudian menumpuk di dalam ruangan karena jendela masjid ditutup.

Ledakan kemungkinan dipicu oleh percikan api ketika seseorang menyalakan atau mematikan AC atau pun kipas, ia menambahkan, dengan mengutip pejabat setempat yang menyebutkan bahwa masjid baru-baru ini mengadu soal kebocoran gas

Sumber : bikinseru / beranibangkit

Pihak MediaPortal tidak bertanggungjawab terhadap komentar yang diutarakan melalui laman sosial ini. Ia adalah pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian sidang redaksi kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri

Dah Baca, Jangan Lupa Like, Komen Dan Share Page Media Portal Ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.